Art & Stage

C + C Projects

C + C Projects

Posted by
Fauzya Harahap
Sep 13, 2011

 

Chris Kerrigan and Cynthia Wirjono merupakan pasangan dibalik C+C Projects. Bersama, mereka membuat berbagai proyek kreatif dan menciptakan a new cool scene di Jakarta. 


Bisa Anda ceritakan awal terbentuknya C+C Projects?

 
Awalnya Cynthia dan saya bekerja bersama di American Rag Sag, San Fransisco. Kami berdua memiliki background di industry kreatif. Cynthia merupakan graphic designer dan saya mempelajari fotografi. Cynthia meminta bantuan saya dalam beberapa proyeknya. Beragam proyek kami kerjakan bersama hingga akhirnya kami muncul dengan nama C+C projects.

 
Bagaimana Anda melihat Industri Kreatif di Indonesia khususnya Jakarta?

 
Industri kreatif di Jakarta berkembang pesat. Saat kami memulainya pada 2006, kami hanya bertemu dengan beberapa orang yang sedang memulai proyek jewelry  atau fashion lines. Setelah itu, Industri kreatif menjadi booming. Akses informasi via internet jauh lebih baik dan menjadi sumber utama dalam mencari inspirasi. Tren lainnya adalah orang-orang Indonesia tampaknya memiliki jiwa wirausaha yang tinggi. Karena terbatasnya pekerjaan untuk industri kreatif disini, banyak orang mulai membuka usahanya sendiri.


Chris Kerrigan and Cynthia Wirjono
 

Apa goal utama Anda ketika Anda memulai Brightspot Market dan The Goods Dept.?

 
Pada awalnya, ada beberapa desainer muda independen yang memiliki produk-produk bagus tapi tidak tahu kemana harus menjualnya dan disaat yang sama, banyak orang mencari produk-produk baru yang hanya tersedia di Zara atau Top Shop. Jadi,  tujuan utama Brightspot adalah untuk menghubungkan para konsumen ini dengan para desainer yang membuat produk unik and have a good time while doing it. Dengan The Goods Dept. kami ingin membuat sebuah tempat dimana orang-orang dapat menghabiskan waktu bukan sekedar untuk  shopping atau makan. Kami ingin The Goods Dept menjadi ruang bagi orang-orang dengan kesukaan yang sama untuk berkumpul dan menemukan hal-hal baru.

 
Menjamurnya concept store di Jakarta, bagaimana The Goods Dept bersaing dengan para kompetitor? Karena mereka menjual produk yg sama disana.

 
Pertama-tama, kami melakukan hal ini karena kami percaya dengan ini. Saat kami memulai, Tidak ada yang tertarik dengan merek lokal. Semua yang kami lakukan berasal dari hati. Bukan mengikuti trend. Dengan alasan itu saja, kami sudah berbeda dengan yg lainnya. Kami memantain-nya dengan tetap mencari brand-brand baru dan banyak membuat kolaborasi. Kebanyakan produk yang ada di toko kami merupakan special made dan tidak dapat ditemukan di toko lain. 

 
Menurut pendapat Anda, kenapa orang-rang harus mengubah tempat hangout mereka, seperti mengunjungi salah satu event yang didakan Anda?

 
Saat kami mengadakan event atau membuat tempat seperti The Goods Dept., kami merancang atmosfer yang membuat kami juga ingin hang out ditempat itu. Selain itu, kami juga bekerja keras untuk membuat events kami lebih baik sehingga para pengunjung mendapatkan complete experience. 


Proyek apa yang sekarang sedang dikerjakan oleh C+C?
 
Sekarang kami sedang memfokuskan diri pada The Goods Dept. Kami berencana untuk memperluas-nya ke arah berbeda. Jadi perhatian kami sedang tertuju kesana. Selain itu, kami memiliki ide untuk membuat lebih banyak ekshibisi seni dan memproduksi beberapa barang baru. Tentu saja kami memiliki proyek utama yang terus berkembang yaitu...anak kami, Parker. 


“written by: Vanya Satiti”


Follow the writer on Twitter


 

blog comments powered by Disqus

 

Review

     
Subscribe to Hang Out Jakarta

magazines