Citytalk

It Takes Two to Tanggo

It Takes Two to Tanggo

Posted by
Fauzya Harahap
Jan 6, 2012

 

 

Seni dan fesyen merupakan dua hal yang saling berkaitan. Karya yang dihasilkan merupakan buah inspirasi, passion, serta kecintaan yang besar terhadap keindahan. TAK jarang para desainer dan seniman saling mendukung dalam sebuah kolaborasi kreatif yang menghasilkan the ultimate masterpiece. These are some wonderful fashion pieces that are created when art meets fashion.


Yves Saint Laurent "Mondrian" day dress


Pada tahun '60-an era baju terusan ala Twiggy mendapatkan modifikasi dari Saint Lauren. Menyadari bahwa terusan tersebut merupakan 'kanvas' ideal untuk menerapkan color blocks, Saint Laurent mengambil inspirasi lukisan berbasis grid karya seniman kontemporer Piet Mondrian untuk diaplikasikan pada baju tersebut. Hasilnya adalah baju terusan unik yang dikenal sebagai Mondrian day dress. Karya ini merupakan koleksi rancangan Yves Saint Laurent yang memiliki nilai historis dan kepekaan artistik yang tinggi pada zamannya.

 

Yves Saint Laurent


Stephen Sprouse for Louis Vuitton


Stephen Sprouse merupakan seniman sekaligus desainer Amerika yang dikenal dengan Dayglo Graffiti (graffiti yang menggunakan tinta berwarna terang ketika disorot lampu UV) dan bunga mawar. Kerjasamanya dengan Marc Jacobs dan Louis Vuitton (LV) pada 2001 menghasilkan koleksi tas dayglo graffiti berlogo LV.  Pada musim gugur 2006 dan 2008, karya Sprouse yang berupa leopard graffiti mulai merambah ke fashion items lain keluaran LV seperti sepatu dan scarf yang langsung terjual habis dan mencetak sukses besar.

 

Stephen Sprouse


Warhol Factory X Levi’s Collection


Andy Warhol , pria dibalik semua hal yang hip memiliki 'ikatan' spesial dengan Levi's ketika ia menggunakan merek tersebut sebagai media untuk memperkenalkan sejumlah lukisannya. Kolaborasi antara dua ikon besar asal Amerika ini merupakan koleksi terbatas yang kerap diburu para konsumen yang menginginkan produk asli yang otentik. Mengusung nama "Warhol Factory X Levi", para penggemar Warhol dan Levi’s akan mendapatkan produk-produk unisex super premium seperti jeans, atasan, sweater, dan jaket yang dihiasi dengan desain  Warhol’s signature pop art.

 

Warhol


The Howler Terror Club


Kolaborasi kreatif antara sebuah fesyen brand dengan para seniman tidak hanya berlaku di luar negeri. Di scene lokal, kita memiliki The Howler Terror Club (THTC)—sebuah line clothing dari Bandung  yang diciptakan sejumlah anak muda yang kerap menggabungkan fesyen dan karya seni pada T-shirt nya. Kill The Lights dan Interstellar merupakan proyek kolaborasi antara THTC yang menggandeng beberapa seniman dan fotografer muda  Indonesia dalam ekshibisi seni dimana karya mereka kemudian dirilis sebagai koleksi T-shirt limited edition. Bagi THTC, fesyen bukan hanya sebuah pakaian namun merupakan sebuah karya seni yang patut di apresiasi. Temukan produk mereka yang fashionably artsy di The Goods Dept.

 

The Howler Terror


Bottle Design: Issey Miyake for Evian & Sebastian Gunawan for Aqua


Menggandeng nama besar di dunia fesyen merupakan salah satu cara yang kerap dilakukan untuk merambah pangsa pasar premium. Evian dan Aqua merupakan contoh  brand yang mengambil langkah ini. Kolaborasi terbaru Evian dengan desainer Jepang Issey Miyake yang berupa botol dengan desain bunga berkilauan ini memberikan makna baru bagi brand air mineral tersebut. Tak mau ketinggalan, Aqua yang juga produsen air mineral ternama mengajak desainer papan atas Sebastian Gunawan untuk membuat desain yang berkelas sesuai dengan pangsa pasar yang dituju. Bertajuk Aqua Reflections, desain yang diaplikasikan Sebastian kental dengan budaya Indonesia yang  terinspirasi dari anyaman rotan.

 

Bottle Design


Fashion Illustrations


Sebelum fashion photography mengambil alih dalam merepresentasikan keindahan desain dan garmen, ilustrasi menjadi 'anak emas'. Merupakan salah satu bentuk seni yang unik, kesenian yang satu ini membutuhkan keseimbangan antara keseluruhan gambar dan detail dari bahan yang digunakan. Kerumitan inilah yang membuat fashion illustration sulit untuk digantikan. Tidak heran rumah mode besar seperti Chanel, Burbery, Louis Vuitton kembali menggunakan ilustrasi dalam fashion campaign-nya. Di Indonesia sendiri nama-nama seperti Monica Hapsari, Ykha Amelz dan Lala Bohang merupakan beberapa fashion illustrators yang kerap megundang decak kagum akan keindahan karyanya.

 

Fashion Illustrations


“written by: Vanya Satiti”


Follow the writer on Twitter


 

blog comments powered by Disqus

 

Review

     
Subscribe to Hang Out Jakarta

magazines